Saturday, 8 February 2014

Dari Kejauhan, Aku Memandangmu

Dari kejauhan aku memandangmu. Hanya dari beberapa gambar dirimu yang kutemukan susah payah. Katanya suka karena biasa, tapi aku suka karena belum terbiasa. Belum pernah aku mengenalmu, bertukar salam pun tak pernah. Hanya namamu yang sering kudengar dulu. Terus terusan kudengar sampai rasanya tak asing lagi. 

Tetapi kini aku memandangmu, hanya dari beberapa gambar dirimu yang kutemukan susah payah. Rasanya tidak asing, maka kucoba berkata sapa. Kau menjawabku. Kini rasanya menjadi asing. Tapi tetap aku memandangmu. Berhari-hari ini telah kulakukan terus menerus.  Mencoba mengingat apa yang kukenal darimu.

Kau terlalu jauh. Tapi anganku tak mau berhenti untuk terus berlari. Terus berangan-angan akan dirimu dan aku. Mungkin aku sudah gila. Karena aku terus terusan memandangmu, dari beberapa gambar dirimu yang kutemukan susah payah.

Mungkin kau dan aku tak akan pernah bersatu, meskipun pada akhirnya kita bertemu. Mungkin pula ini hanya sekadar pikiranku, yang sepertinya tak mau berhenti mencari tahu tentangmu. Mungkin pula ini akan berakhir dengan pikiranku lagi, yang akhirnya berhenti lalu berpindah ke lain hati.
Tapi untuk saat ini, aku akan tetap memandangmu, terus-terusan sampai kau terbawa dalam mimpiku. Hanya dari beberapa gambar dirimu, yang kutemukan dengan susah payah.


Februari,  2014.

23.10

No comments:

Post a Comment

Another Milestone

This is a very late announcement, but anyway, I have finished my master's degree, folks! Yeah yeah I know, it has been roughly a month ...